Belajar Bahasa Arab Yukk ….


Bismillah …

Mempelajari bahasa arab itu asik lo teman-teman. Rasanya nano-nano. Manis asam asin jadi satu. Dicampur dengan paduan deg-degan dan rasa takut dimarahi kalau salah sama ustadz/ustadzah. *pengalaman pribadi*

Kitab acuan yang saya pelajari dengan teman-teman yang diajar oleh Ustadzah Najah ini adalah kitab Durushul Lughah Jilid 1 ( Durushul Lughah ada 3 jilid). Alhamdulillah guru kami mengajarkan dengan asyik sehingga pelajaran mudah dicerna dan banyak tugas-tugas menulis yang membuat kami jadi terbiasa menulis arab. Maklum lah murid-muridnya special (ummahat dan akhowat dewasa, bukan anak-anak yang mudah mencerna pelajaran). Sebelum belajar dengan Ustadzah Najah, saya dan teman-teman belajar dengan Ummu Abdullah. Namun sayang, waktu belajar sama beliau saya kurang mengikuti karena kesibukan sebagai wanita kuli yang tidak bisa ditinggalkan.

Sebagai seorang pekerja memang sedikit banyak ada kendala untuk bisa rutin menghadiri pelajaran demi pelajaran bahasa arab ini. Dan sebagian besar rekan-rekan kerja belum faham betul mengenai dien ini. Bagi orang yang belum banyak menggali agama ini, banyak yang bertanya-tanya “buat apa si belajar bahasa arab?” atau malah ada yang bilang “mau jadi TKW apa kok belajar bahasa arab segala?”. Hmm.. jleb.. lumayan menusuk hati. Toh kalian atau anak-anak kalian mati-matian les atau kursus Bahasa Inggris juga saya gag protes kok. *sabar2*. Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali dalam keadaan asing.

Dari sumber sumber wacana yang saya baca (http://al-atsariyyah.com) bahwa mempelajari ilmu bahasa arab memiliki 2 (dua) tujuan yakni:

  • Memahami Al Quran dan As Sunnah dengan pemahaman yang benar
  • Menjaga lidah agar tidak salah dalam mengucapkan kedua wahyu tersebut
    Berhubung kedua perkara di atas adalah wajib, maka hukum mempelajari bahasa arab juga wajib, tapi wajib kifayah, bukan wajib ain.
    Jadi, hukum mempelajari bahasa arab sama seperti hukum mempelajari ilmu-ilmu alat lainnya, yaitu fardhu kifayah. Karenanya jika di suatu daerah ilmu-ilmu alat seperti ini dibutuhkan maka wajib atas penduduk daerah tersebut -secara umum- untuk mempelajari ilmu tersebut. Tapi jika sudah ada sebagian dari penduduk daerah tersebut yang mempelajarinya maka gugurlah kewajiban dari yang lainnya.
    Syaikhul Islam Ibnu Taimiah berkata, “Sudah dimaklumi bersama bahwa hukum mempelajari dan mengajarkan bahasa Arab adalah fardhu kifayah.” (Majmu’ Al-Fatawa: 32/252)
    Dan di tempat yang lain beliau berkata, “Ditambah lagi, bahasa Arab itu sendiri merupakan bagian dari agama sehingga mengetahui bahasa Arab adalah wajib. Karena memahami Al-Kitab dan As-Sunnah adalah wajib, sementara keduanya tidak mungkin bisa dipahami kecuali dengan memahami bahasa Arab. Dan sesuatu yang kewajiban tidak sempurna terlaksana kecuali dengannya maka sesuatu itu juga wajib.” Mirip dengannya diutarakan oleh Ar-Razi dalam Al-Mahshul (1/275).

Artikel di atas adalah artikel yang saya copy-paste dari website tetangga. Nah, teman-teman semua sudah tau kan kalau belajar bahasa arab itu bertujuan agar mempermudah kita memahami Al Quran dan As Sunnah.

Mari belajar bahasa arab. Belajar bahasa arab itu asik lo… *senyum*. Bagi ikhwan yang berada di sekitar Cilacap, bisa menghubungi ustadz-ustadz di Al Manshurah. Cekidottt..

salam
-tanti-

Durushul Lughah Jilid 1(Fotocopy-an)

Durushul Lughah Jilid 1
(Fotocopy-an)

Durushul Lughah Jilid 1(Fotocopy-an)

Durushul Lughah Jilid 1
(Fotocopy-an)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s