Ketika Bos Naik Haji


Bismillah …

Alhamdulillah tanggal 07 Oktober 2012 lalu atasan saya beserta istri telah tiba di tanah air setelah berhari-hari menunaikan rukun Islam yang kelima. Mudah-mudahan orang-orang yang mampu lainnya bisa tergugah hatinya untuk mengikuti jejak baik atasan saya ini. Beliau adalah Pak Irvan beserta istrinya. Saya dan teman-teman kantorpun beranjak untuk berziarah ke rumah beliau. Eittt.. bukan mau minta oleh-oleh lho yaaa *dikit ngarep sih*. Berziarah ke rumah orang yang baru pulang haji salah satu tujuannya adalah untuk menumbuhkan keinginan yang kuat untuk menyusulnya ke tanah suci (memantapkan niat untuk berhaji, tidak putus asa untuk mengunjungi Baitullah). Selain itu, kita juga dapat menimba ilmu darinya. Alhamdulillah, Pak Irvan beserta istri bukanlah orang yang pelit untuk berbagi ilmu dan pengalaman sehingga semangat ‘menabung’ haji kembali membara. Bukankah orang yang mampu itu belum tentu kaya? Orang yang kaya juga belum tentu mampu.

Menunaikan rukun Islam yg kelima memang tidak semua orang mampu menjalankannya. Dalam hal ini bukan semata-mata mampu dari segi ekonomi (biaya haji) buktinya, banyak di sekitar kita orang kaya raya tapi mereka belum ‘berani’ menunaikannya. Dan, ada pula yang rumahnya gubuk namun sudah mampu berhaji. Di sisi lain, banyak orang yang sangat ingin berkunjung ke tanah Mekkah namun terbentur biaya. Hanya kepada Allah-lah kita memohon pertolongan.

Berhaji menghabiskan waktu kurang lebihnya 40 hari (kecuali haji plus). Otomatis selama kurun waktu itu atasan kami meninggalkan kantor untuk memenuhi panggilan Allah. Daaaaan pastinya di kantor itu TIDAK ADA BOS. Asiiik.. Upss.. maksud sayaaaa.. hmmm.. yaaa gitu deh. Bukannya senang tidak ada bos tapi ya bisa dibilang bisa lebih ikhlas kerjanya. Loh kok bisa? Kalau ada bos secara tidak langsung kita bekerja bukan dengan maksud ibadah namun karena ada yang mengawasi yakni atasan kita. Ketika atasan tidak ada di kantor kita lebih rileks dan santai kerjanya. Sebagian besar kenyataannya memang seperti itu bukan? Kita akan bekerja dengan rajin bahkan sampai cari muka di hadapan boss namun ketika atasan keluar/tidak berada di tempat, kerjanya bersantai-santai ria bahkan merasa bebassss. *Jangan ikut-ikutan yaa*. Ya.. Begitulah manusia, suka mencari muka untuk kepuasannya sendiri. Suka bermanis muka untuk mencuri perhatian bos.

Lalu, bagaimana sikap kita terhadap bos semesta alam, Allah Ta’ala? Sudahkah kita bermanis-manis untuk mencuri perhatian agar makin dicintai oleh Allah? Jika kita melakukan suatu pekerjaan kantor dengan sungguh-sungguh hanya karena ada atasan yang mengawasi, seharusnya kita dalam melakukan kewajiban sebagai hamba Allah lebih bersungguh-sungguh menjalankannya karena ada atasan semesta raya yang tidak pernah tidur dalam mengawasi kita dan seluruh makhlukNya.

Ketika atasan kantor memanggil kita, dengan cepat kita melangkah agar beliaunya tidak marah. Sudahkah kita berlari-lari mengejar panggilan Allah? Jika adzan berkumandang, sebagian kita ada yang menyelesaikan kerjaan dululah, nanggung lah, nanti dulu lah, mau ini itu dulu lah dan macem-macem alasan untuk memenuhi panggilan Allah tepat waktu. Tanpa berpikir kalau Allah akan marah.

Teman-teman.. Mari kita luruskan lagi niat kita dalam beribadah. Ibadah itu adalah nutrisi hati, bukan ajang untuk riya. Tautkan dalam hati bahwa Allah sebagai pencipta dan pengatur semesta ini tidak pernah tidur dalam mengawasi seluruh hambaNya. Jika kita sungkan untuk melanggar aturan-aturan atasan, seharusnya kita lebih sungkan kepada Allah yang mengatur semesta. Jika takut atasan kita akan marah jika kita membangkang, seharusnya kita lebih takut jika Allah marah karena ulah kita sendiri. Yukk teman-teman saatnya kita berbenah. *senyum

salam
-tant-

                                                ~Parfum oleh-oleh haji~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s