Di Rumah (17 Agustus – 26 Agustus 2012) adalah Waktu Paling Menyenangkan


Bismillah …

Libur kerja yang diberikan perusahaan telah usai. Libur dimulai tanggal 17 Agustus sampai dengan tanggal 26 Agustus 2012, terbilang cukup lama liburnya namun bagiku libur terasa hanya permisi lewat. Saya terlalu asyik dengan kegiatan di rumah hingga waktu terasa begitu cepat bagiku. Kesibukan membantu ibu memunculkan gejolak rindu akan ‘Baiti Jannati’. Dengan kata lain semakin malas berangkat kerja. Saya memang tidak berbakat menjadi wanita karier (ini adalah kalimat halus dari seringnya berangkat kesiangan, sering ijin, sering tidak nurut sama perintah atasan dll..hihi). Cita-cita saya sejak pertama kali mengenal ngaji yaaa… jadi ibu rumah tangga, jadi istri penyejuk hati suami dan menjadi madrasah pertama bagi anak-anakku kelak. Aamiin.

Selama masih terkungkung dalam kebodohan saya seperti kalian-kalian ini wahai hamba hawa yang banyak terkontaminasi dengan gaya hidup kebarat-baratan yakni ingin mengejar karir, bekerja di sebuah perusahaan bergengsi dan semacamnya. Alhamdulillah Allah masih memberiku kesempatan untuk memperbaiki diri hingga akhirnya saya tersibukkan dengan berthalabul ‘ilmi meski sampai saat ini saya belum bisa berpisah dengan tempat kerjaku. Insyaa Allah jika sang pangeran sudah menjemputku melangkah ke pelaminan saya pasti akan segera hijrah menjadi istri penunggu rumah. Kapan yaaa?? Heheee…

“dan tinggallah kalian para wanita di rumah-rumah kalian dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu”. (QS.Al-Ahzab:33).
Cukuplah ayat diatas sebagai motivasiku untuk tinggal di rumah. Terlebih iming-iming pahala berlimpah untuk istri yang tinggal di rumah, mengurus rumah, menaati suami dalam kebaikan, mengurus anak, membimbing, dan mendidik anak serta melihat setiap gerak langkah perkembangan sang buah hati dan masih banyak hal yang bernilai pahala bagi seorang istri.
Memang tidak ada larangan untuk keluar rumah bagi seorang perempuan. Perempuan boleh saja keluar rumah jika ada kebutuhan yang mendesak namun disamping itu juga harus memperhatikan adab-adab keluar rumah. Diantara adab-adab tersebut adalah mengenakan hijabnya dengan baik dengan tidak memperlihatkan bentuk tubuh, tidak berhias, tidak memakai parfum dan wewangian. Akan lebih baik lagi jika keluar rumah disertai dengan mahramnya.
Cuti bersama dan libur kerja dalam rangka memperingati hari raya Idul Fitri 1433 H kemarin membuat hatiku berbunga. Selain liburnya yang cukup panjang, saya juga bisa mempersiapkan serba-serbi lebaran yang serba-serbi. Nah lo. Disamping itu saya bisa menikmati indahnya menjadi anak rumahan. Kerjaan rumah beres tanpa ada komando dari atasan, capek tinggal istirahat selonjoran pun tidak ada yang protes, ngantuk tinggal tidur tanpa ada yang marah-marah, bermain dan bercanda dengan ponakan, pergi kesana kemari tanpa dibatasi jam kerja dan masih banyak lagi. Lain dengan di kantor, badan capek pun harus di paksa tidak capek, ngantuk dibawa ngopi, padahal efek kopi tidaklah seberapa bagiku. Yah, mungkin karena hatiku sudah terpikat di rumah bukan di kantor lagi.
Eittt..satu lagiii. Saya dapat ilmu baru. Mau tahu? Sssttt..saya dapat rahasia tips berdagang yang jitu langsung dari sumbernya yakni dari ibu saya sendiri. Hehe.. Tidak neko-neko dan ribet. Rahasianya adalah panjatan doa pada Allah dengan berkesinambungan dan tidak patah harapan disertai dengan keuletan dan ketelatenan. Modal utama seorang pedagang adalah telaten dan sabar menghadapi pembeli atau calon pembeli.
Sriping Pisang

Sriping pisang adalah produk andalan ibu. Ikon utama dagangan ibu.

Dan…
Masih banyak lagi kegiatan-kegiatan di rumah lainnya. Kegiatan dapur misalnya. Wahh.. kalau kerja mah masuk dapurnya tidak bisa berlama-lama. Padahal di dapur itu asik lo. Bisa cobain menu-menu baru dan menu yang aneh-aneh. Praktek resep-resep yang nemu di internet tentunya.
Teman-teman…
Berbahagialah kalian yang bisa menghabiskan waktu di rumah tanpa berikhtilat dengan lawan jenis. Janganlah malu jadi ibu rumah tangga karena menjadi seorang ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang mulia lagi berpahala. Jangan pula mengeluh capek mengerjakan pekerjaan rumah, jangan pula berkeluh kesah dengan kenakalan nan lucu buah hati kita. Berbahagia lah dan lapangkanlah hatimu. Jadilah istri penyejuk hati suami dan jadilah madrasah pertama bagi anak-anakmu. *Nasihat untuk diri sendiri*.
salam
-tanti-

2 thoughts on “Di Rumah (17 Agustus – 26 Agustus 2012) adalah Waktu Paling Menyenangkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s