Indah bukan berarti mahal dan mewah


Kita semua pernah bahkan sering mendengar atau mungkin malah sering mengucapkan kata “Kebersihan Pangkal Keindahan”. Bersih adalah sesuatu yang dianjurkan dalam agama Islam. Begitu banyak manfaat dari kebersihan itu sendiri, diantara yang paling bermanfaat yakni untuk kesehatan. Untuk itu, mari kita sama-sama menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Mulai dari diri sendiri, kalau bukan kita yang memulai lantas siapa lagi? *senyum* Siapa sih yang tidak suka dengan keindahan? Semua orang pasti akan senang jika hunian dan lingkungannya bersih, rapi, tertata sehingga nampak indah dipandang mata. Karena keindahan pula membuat hati sejuk, pikiran fresh dan merasa lebih nyaman tinggal di hunian yang terbilang sangat super sederhana..hihi.. maksudnya itu rumah saya teman-teman, imut-imut. Menciptakan indah bukan hal yang mudah, namun sesulit apapun itu kita harus tetap optimis dan selalu bergantung pada Dzat Yang Maha Memudahkan. Membuat rumah yang sederhana menjadi indah memang membutuhkan kreativitas yang tinggi terlebih jika “uang saku” pas-pasan. Memang benar, kreativitas itu lebih cepat muncul saat kondisi kere. Hehehee… Kasus yang saya alami kemarin adalah suatu ide yang sederhana namun efeknya begitu dahsyat bagi kami. Rumah sederhana dengan penghasilan sederhana tapi pengeluaran yang luar biasa adalah hal yang biasa bagi kami. Cukup untuk makan tapi untuk membeli barang-barang diluar kebutuhan lumayan buat “kembang kepis” terasa sesak karena harus mengurangi jatah beras untuk ditabung. Hemm … tak perlu saya ceritakan detail, seperti itu saja gambaran kondisinya. Kembali ke kasus! Seperti umumnya sebuah rumah dimana pasti terdapat ruangan untuk menerima tamu yang biasa disebut sebagai ruang tamu. Disana pula terdapat kursi (sofa) dan meja, ada pula yang menambah hiasan untuk mempercantik ruangan. Kalau hunian saya cukup dengan sofa dan meja tanpa embel-embel hiasan. Faktor usia menyebabkan keropos pada sudut-sudut meja yang berbahan dasar kayu. Kayu yang mengelilingi kaca meja itu sedikit demi sedikit mengalami kekeroposan. Sebenarnya kami tidak masalah dengan hal seperti itu toh tidak menyebabkan kaca meja itu jatuh karena topangan kayu di bawahnya cukup kuat. Namun bagaimana dengan tamu yang datang ke rumah kami? Kebanyakan mereka berkomentar atau diam saja namun pandangannya berbicara. Hemm .. agak malu juga kami. Saya pun mencari ide bagaimana menutup meja keropos itu. Awalnya saya mencoba berpikir untuk mengganti dengan meja yang baru, setelah bertanya ke tukang kayu ternyata ongkos pembuatan minimal untuk meja seperti itu sekitar Rp 300.oooan. Waw! Amazing. Mahal sekali pikirku. Lalu, aku berpikir untuk menutup meja keropos tersebut dengan taplak meja. Berminggu bahkan berbulan-bulan saya keliling pasar dan toko-toko, ternyata taplak meja yang ukuran penuh untuk ukuran meja makan, untuk ukuran meja tamu kebanyakan yang kecil-kecil dan bermotif rumit, ada sih yang ukuran besar untuk meja tamu tapi motifnya norak. Sekian lama saya tidak memikirkan untuk menutup meja keropos itu karena banyak hal lain yang lebih penting. Pikirku yang penting bersih, masalah keindahan nanti lagi. Eitsss… muncul ide untuk membeli bahan sendiri dan menjahitkannya. Hasilnya… Alhamdulillah sangat bermanfaat. Kini, meja keropos itu pun berubah indah. Tamu yang berkunjung ke rumah kami pun tidak memandang sebelah mata alias melirik-lirik. Hehehe… Menyenangkan tamu itu kan termasuk menjamu tamu dengan baik. Alhamdulillah. Nah… mudah kan akhowat sekalian? Ternyata, menjadi indah itu mudah, tak perlu mahal dan mewah. *senyum*

Meja Keropos Sebelum Dipercantik

Meja Keropos Sebelum Diperindah

Mejanya Sudah Cantik Sekarang

Mejanya Sudah Cantik Lagiiiiiiiiii

 

-insyaaAllah artikel selanjutnya akan dibahas tentang memanfaatkan barang bekas-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s