Tips Melawan Rasa Malas


Setiap hari kita melakukan rutinitas yang hampir sama setiap harinya. Bekerja di kantor, melakukan pekerjaan di rumah yang itu- itu saja. Bosan, jenuh tak jarang kita alami. Itu adalah hal yang wajar selama tidak melampaui batas. Bosan dan kejenuhan akan menjadi bumbu tersendiri ketika kita berkesinambungan dalam bekerja, terus menerus melakukan kegiatan ini itu. Rekreasi bagi sebagian orang adalah alternatif untuk menghilangkan kebosanan, namun bagaimana dengan yang isi dompet maupun saldo ATM ‘ngepas’ ..seperti saya ini …heheee… Ya paling ujung-ujungnya berlari ke bacaan.

Bukan hanya bosan dan jenuh yang dialami, musuh terbesar manusia adalah rasa malas. Malas hanya terdiri dari 5 (lima) huruf saja, namun 5 huruf itu sangatlah sakti sampai-sampai kita kewalahan membasminya. Bahkan, sangat sulit dihindari atau malah diikuti kemalasan itu dengan berleha-leha saja, melamun atau melakukan aktifitas yang membuang waktu sia-sia. Padahal tugas-tugas dari atasan masih berserakan di meja kerja, tugas kuliah masih belum disentuh sama sekali, rumah berantakan seperti kapal pecah. Hanya 5 (lima) huruf tapi jika dituruti malah akan semakin menumpuk pekerjaannya.

Malas sebenarnya datang dari diri sendiri untuk mensugesti diri supaya bermalas-malasan, menunda-nunda pekerjaan, “Ahh,, nanti saja atau “nanti dulu” yang berujung pada pekerjaan yang menumpuk numpuk dan kita pun akan keteteran mengerjakannya. Dampaknya, kita sendiri yang kena dan rugi waktu juga.

Malas bisa kita hindari ketika ia datang dan menyerang kemauan dan semangat kita. Di bawah ini ada beberapa tips untuk melawan rasa malas itu :

  • Membasuh muka ketika kantuk menyerang. Ini menyerang seseorang yang bekerja di depan komputer dalam jangka waktu lama, tak dapat dipungkiri ketika tengah asyik mengetik atau mengedit tulisan sana sini tiba tiba rasa kantuk menyerang. Rasa kantuk yang tak tertahankan terlebih saat itu pekerjaan sedang nanggung-nanggungnya dan harus selesai saat itu juga maka membasuh muka menjadi alternatif untuk  menghilangkan rasa kantuk tersebut, setidaknya dengan berjalan ke belakang sudah sedikit mengurangi rasa kantuk tersebut.
  • Mengubah posisi duduk. Ketika sedang membaca, ubahlah posisi duduk Anda namun disarankan tidak berubah posisi menjadi berbaring, bukan malas yang hilang malah jadi tertidur pulas. Ketika sedang mengetik cobalah menggeser sedikit badan Anda atau berdiri sebentar lalu duduk kembali.
  • Berjalan-jalan cari udara segar atau mencari suasana baru, berbincang-bincang ringan dengan rekan kantor/ teman. Namun hal ini jangan dilakukan terlalu lama karena sudah dibuktikan malah menjadi terlena dan lalai.
  • Berdiri dan berjalan ke dapur (pantry) untuk membuat secangkir kopi, teh manis atau membuat minuman yang menyegarkan. Sesekali membuat minuman sendiri di kantor, tidak melulu menyuruh OB dan ternyata memiliki efek yang baik yakni ketika malas dan kantuk menyerang dengan melakukan aktifitas kecil berjalan kaki ke pantry dapat menambah semangat kita, apalagi jika dijalan bertemu dengan hal-hal yang menyenangkan atau bertemu orang yang dikagumi tentunya makin menyulutkan api semangat. Dan badan segar kembali, siap beraktifitas lagi secara optimal.
  • (Khusus bagi yang suka membaca) Disarankan untuk berpindah ruangan ketika posisi duduk dirasa sudah ‘panas’ atau jenuh. Misal, membaca di kamar tidur kadang godaan untuk berbaring lebih kuat daripada buku bacaan yang sudah siap disentuh maka akan lebih baik jika berpindah ke halaman depan atau ke taman kecil di rumah atau bisa juga membaca di ruang tamu.

Itulah beberapa tips agar kita bisa terjauh dari penyakit malas. Akan tetapi yang paling utama jangan sampai kita lupa berdoa agar Allah senantiasa memberi kita semangat dan agar menjauhkan diri kita dari penyakit malas. Terlebih jika penyakit malah menggerogoti iman kita yang berakibat kita jadi malas beribadah, naudzubillah. Tips tersebut adalah kiat-kiat yang biasa saya lakukan jikalau rasa malas menyerang dan pekerjaan harus segera selesai. Dan perlu diingat juga bahwa tingkatan malas antara orang yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda.  Karena malas itu penyakit jadi harus dilawan. Kita harus bisa memusuhi 5 huruf yang tersusun dari huruf M, A, L, A dan S.

Selamat tinggal malas. Ayoo semangat teman-teman. …

tulisanku di wadah lain (disini)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s